Maafkan aku yang tidak pernah bisa membuatmu tersenyum seperti dahulu saat hujan menemani sore kita. Aku rapuh, senja. Tidak ada yang menggenggam tanganku erat seperti dulu. Kini semua terasa semu. Bahkan aku sudah tidak bisa lagi menghirup nafas yang kau hembuskan. Aku tak kuasa menahan mu. aku pun sudah berada dititik ketidakmampuan ku untuk bisa memahami mu. Cinta itu memang sakit. Tapi lebih sakit dari kenyataan yang ada didepan mataku. sampai akhirnya aku menyadari bahwa ketidakmampuan ku, sudah tak kau hiraukan lagi. Kamu pergi, lalu menghilang. Dan tidak akan pernah kembali.
Jumat, 06 Desember 2013
Langganan:
Postingan (Atom)