Jumat, 31 Agustus 2012

The Untold Ones

Diposting oleh Unknown di 22.30 0 komentar

They are being untold because at the same point they are meant to be untold.

There are times I see explanations would cause nothing but more despair, with all these hands are occupied, they would be too much to handle.

This is when I really wish that my silence speaks louder more that those the unspoken , untold ones.


Left them be, sooner or later we'll catching up again.

Untitled

Diposting oleh Unknown di 21.15 0 komentar
Take me deeper under these layers of dream, to a place where light is abundance, to a place where is unknown for the earthlings, so we can grab the hands of the untouchable one, and in silence I can tell you how much I miss you, and in silence we shall be together..

Kamis, 30 Agustus 2012

Hahaha..

Diposting oleh Unknown di 22.12 0 komentar
Girl : Hey what would you do if I just broke up with you?

     Boy : I'd go back to my Ex

Girl : THAT IT WERE DONE!! shows you care about her more than me! 
        looks like I wasted my time :(

     Boy : Hey.. want to go back out?

Girl : I thought you said you'd go back to your Ex?

     Boy : You are my Ex...


Please, Don't Act!

Diposting oleh Unknown di 21.46 0 komentar
Jangan pernah berpura-pura menjadi siapa pun. Ketika diri ini mencoba untuk keluar dari 'garis' dan ternyata memang tidak bisa, siapa yang akan lelah?. Bukan kah hidup didalam kepura-puraan itu sangat lelah?. Khusus nya saya, saya memang benar-benar menjadi apa yang harus saya lakukan. Berbicara tentang bagaimana cara untuk berperilaku yang baik, memang bukan saya ahli nya. Tapi saya bisa menilai orang-orang disekitar saya bagaimana cara mereka, berperilaku. Tapi memang ini saya, saya hanya melakukan dan bersikap seharusnya saya, bukan sebagai orang lain. Maaf.. jika memang sebagian orang-orang disekitar saya menilai saya hanya dari sisi mereka yang mungkin kebanyakan negatif nya, tapi saya tidak pernah memperdulikan orang lain. Saya hidup sebagai saya, jika memang kenyataannya (mungkin) saya seperti yang mereka bilang, lalu saya harus berbuat apa?. Apapun yang membuat hidup saya menjadi lebih indah, akan saya jalani tapi apapun yang membuat saya tidak nyaman jangan pernah untuk terus memaksa saya, saya lelah.

Saya hidup berdasarkan hati dan pikiran. Jika hati mengatakan tidak tapi kenyataan nya pikiran menjawab iya, saya akan jauh memandang kedepan mana yang baik untuk hidup saya. Jika saya tetap memaksakan kehendak untuk tetap menjalani semua, itu cukup membuat saya berteriak. Lakukan lah apa yang menurutmu baik untuk hidupmu, menjadi orang lain dan mencoba untuk keluar dari 'garis' itu benar-benar sangat lelah.. Adakah yang lebih indah selain menjadi diri sendiri? Be your self itu memang indah. Hidup menjadi orang lain atau mencoba mengikuti 'aturan' untuk menjadi orang lain itu sama saja memakai topeng kan? penuh kebohongan dan pengecut, bahkan sangat pengecut untuk menunjukkan siapa kamu sebenarnya. Jangan pernah mencoba menjadi orang lain. Setiap orang itu berbeda dan kamu unik dengan caramu. Banggalah pada dirimu.

Mungkin saya adalah seseorang yang sangat frontal untuk berbicara tentang perilaku seseorang, karena jujur saja, saya sangat benci dengan kemunafikan. Apa yang kalian lakukan dengan penuh kebohongan itu sama saja dengan munafik kan?. Tapi maaf, saya lebih baik menunjukkan apapun yang menurut saya itu bertentangan dengan hati saya. Jika memang saya tidak suka jangan pernah memaksa saya untuk harus dan bisa suka akan sesuatu tersebut, sampai kapan pun. Keras kepala? memang.. tapi itu jauh lebih baik dari pada menjadi orang munafik. Sudah lelah rasanya untuk terus mencoba mengikuti 'aturan main', tetapi jika memang harus berkata "cukup..!" katakanlah, bagai sapi yang dicucuk hidungnya harus mengikuti 'aturan main'. If I'm not what you want then don't act like I am.. 

Lucunya... ketika ada beberapa dari kalian mencoba untuk bersikap baik dihadapan saya, tapi sayangnya saya sudah tahu mana yang memang benar-benar dan mana yang tidak. Mencoba berpura-pura didepan saya itu membuat saya ingin muntah. Life is not about the people who act true to your face. It's  about people who remain true behind your back. So please don't act.. 

You

Diposting oleh Unknown di 20.52 0 komentar
I AM VERY
INDECISIVE AND I
ALWAYS HAVE A
HARD TIME PICKING
MY FAVORITE 
ANYTHINGS

BUT I KNOW FOR SURE
THAT YOU ARE 
MY FAVORITE.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Sayap-sayap Patah

Diposting oleh Unknown di 20.37 0 komentar

Namun, sekarangkah saatnya kehidupan akan memisahkan kita agar engkau bisa memperoleh keagungan seorang lelaki dan aku kewajiban seorang perempuan?

Untuk inikah maka lembah menelan nyanyian burung bul-bul ke dalam relung-relungnya, dan angin memporakporandakan daun-daun mahkota bunga mawar, dan kaki-kaki menginjak-injak piala anggur?

Sia-siakah segala malam yang kita lalui bersama dalam cahaya rembulan di bawah pohon melati, tempat dua jiwa kita menyatu?

Apakah kita terbang dengan gagah perkasa menuju bintang-bintang hingga lelah sayap-sayap kita, lalu sekarang kita turun ke dalam jurang?

Atau tidurkah cinta ketika ia mendatangi kita, lalu, ketika ia terbangun, menjadi marah dan memutuskan untuk menghukum kita?

Ataukah jiwa-jiwa kita mengubah angin malam yang sepoi menjadi angin ribut yang mengoyak-ngoyak kita menjadi berkeping-keping dan meniup kita bagai debu ke dasar lembah? Kita tak melanggar perintah apa pun; kita pun tak mencicipi buah terlarang; lalu apa yang memaksa kita meninggalkan sorga ini?

Kita tidak pernah berkomplot atau menggerakkan pemberontakan, lalu mengapa sekarang terjun ke neraka?

Tidak, tidak, saat-saat yang menyatukan kita lebih agung daripada abad-abad yang berlalu, dan cahaya yang menerangi jiwa-jiwa kita lebih perkasa daripada kegelapan; dan jika sang prahara memisahkan kita di lautan yang buas ini, sang bayu akan menyatukan kita di pantai yang tenang, dan jika hidup ini membantai kita, maut akan menyatukan kita lagi.

Hati nurani seorang wanita tak berubah oleh waktu dan musim; bahkan jika mati abadi, hati itu takkan hilang musnah. Hati seorang wanita laksana sebuah padang yang berubah jadi medan pertempuran; sesudah pohon-pohon ditumbangkan dan rerumputan terbakar dan batu-batu karang memerah oleh darah dan bumi ditanami dengan tulang-tulang dan tengkorak-tengkorak, ia akan tenang dan diam seolah tak ada sesuatu pun terjadi karena musim semi dan musim gugur datang pada waktunya dan memulai pekerjaannya..



                                                                                                                                                                 Kahlil Gibran

Ramadhan di Tahun 2012

Diposting oleh Unknown di 19.13 0 komentar
Sebelum memasuki bulan Ramadhan, saya sudah dipusingkan oleh skripsi yang harus selesai tepat waktu dan dengan kata lain terpaksa mengejar deadline supaya bisa daftar seminar. Agak ribet memang, mungkin dikampus-kampus lain tidak ada jadwal seminar, langsung aja sidang. Tapi ini berbeda, dikampus saya memang seperti itu sistemnya, seminar itu istilahnya pra-sidang. Mahasiswa presentasi didepan para penguji dan pembimbing kemudian diarahkan mana yang benar dan salah isi dari skripsi itu. Yahh.. seperti itulah. Hampir setiap malam saya begadang untuk mengerjakan skripsi dan hampir setiap hari pula bimbingan dengan dosen, bosen sih..bangeet malah. Tapi untuk bisa mengejar seminar ya memang ini yang harus saya lakukan, kerja keras. Setelah skripsi saya selesai, dosen menganjurkan agar saya cepat untuk mendaftar seminar, dan akhirnya saya mendaftar. Belum selesai disitu, meskipun saya sudah mendaftar, saya masih dibuat galau dengan jadwal seminar yang belum jelas. Semua jadwal mahasiswa yang mengikuti seminar diadakan secara mendadak, tiba-tiba saja nama mahasiswa ditempel dimading lantai satu. Saya yang mengetahui sistemnya dadakan, mau tidak mau harus mempersiapkan diri untuk kemungkinan saya akan seminar besok. Ketika sudah sampai waktunya, saya seminar tepat dihari jumat siang jam satu dan pada hari itu sudah memasuki bulan Ramadhan. Alhamdulillah.. seminar saya berlangsung baik meskipun ada beberapa pertanyaan dari penguji yang kurang saya mengerti, tapi setidaknya revisi untuk skripsi saya hanya sedikit. 

Ramadhan tahun ini benar-benar absurd. Pikiran saya hanya tertuju pada skripsi, setiap hari pulang malam dari kampus, buka puasa pun jarang dirumah dan terpaksa tidak bisa mengikuti shalat tarawih dimasjid. Begitu sampai dikamar pun yang ada saya langsung membuka laptop untuk mengetik skripsi saya, setelah sahur pun saya tidak bisa tidur lagi karena saya mengikuti semester pendek tepat jam8 pagi dan itu berlangsung selama dua minggu penuh. lelah sekali rasanya seperti ini, hanya untuk memperbaiki IP dan merubah nilai menjadi A memang butuh banyak pengorbanan. Tapi dua minggu yang saya jalani benar-benar membuahkan hasil yang menyenangkan, saya mendapat nilai A untuk mata kuliah tersebut. Saya benar-benar tidak bisa menikmati bulan Ramadhan kali ini, tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Benar-benar tidak bisa memikirkan yang lain, hanya skripsi.

Dua minggu sebelum lebaran, kampus makin sepi karena sudah tidak ada lagi jadwal mahasiswa untuk sidang dan semester pendek pun sudah selesai. Dan saya masih saja harus kekampus untuk bimbingan dengan dosen pembimbing, ternyata revisi dari dosen pembimbing lebih banyak jika dibandingkan dengan dosen penguji. hhmmpptttt... PR banget ini loh!. Dan yang lebih membuat surprise lagi ketika mama memberitahu bahwa pada tahun ini saya dan keluarga pulang kampung ke Magelang. Senang bercampur kaget dan.. lesu. Senang akhirnya bisa pulang kampung dan bisa merasakan lebaran dikampung seperti orang-orang. karena jujur saja, saya dan keluarga tidak pernah merasakan pulang kampung dan lebaran dikampung halaman. Lesu itu datang ketika saya berfikir "terus skripsi gue gimanaa??!! gue harus ngerjain revisi-revisi yang numpuk. Masa iya gue mudik bawa-bawa laptop?!!". Skripsi.. yuph! skripsi memang benar-benar menghantui setiap langkah saya kemanapun saya berjalan. And finally.. saya dan keluarga berangkat menuju Magelang. Dengan membawa peralatan perang saya, laptop, skripsi yang dicoret-coret dan buku pemasaran. "ahh..seperti apa ya Magelang sekarang?apa masih seperti dulu ketika gue berumur..ahh pokoknya pas TK deh gw terakhir kesana" pikiran saya pun sudah membayangi kota Magelang, padahal saya masih berada ditol cikampek. Selama diperjalanan tidak ada yang bisa saya lakukan selain tidur, ya memang itu yang lebih baik dari pada saya membuka mata dan melihat kanan-kiri depan-belakang mobil semua, membosankan. Jadi seperti ini yang namanya pulang kampung?berjam-jam menunggu jalanan lancar, panas ketika siang hari dan dingin didalam mobil ketika malam. dan suasana masih seperti tadi siang, tidak bergerak.

Pagi bertemu pagi dan saya masih berada diSubang, tidak ada perubahan. Bahkan untuk menuju Cirebon saja harus membutuhkan waktu berapa jam lagi? saya dan keluarga sudah lelah dimobil, yaa maklum saja, kami memang tidak pernah merasakan pulang kampung. Ketika saya terbangun, ternyata keluarga sedang bergegas pergi meninggalkan subang setelah ditelfon oleh nenek saya yang tinggal didepok. Saya hanya diam, saya tidak mengerti apa-apa karena sehari kemarin saya tertidur didalam mobil. Setelah saya perhatikan, ternyata kami memutar arah menuju.. rumah!. Hahahahaa.. sudah mengibarkan bendera putih ternyata! keluarga saya tidak tahan lagi untuk terus berada dijalanan seperti itu, jika kami tetap bersikeras untuk tetap melanjutkan perjalanan, mungkin kami akan sholat ied dijalan dan bukan dikampung halaman, Magelang. Ada perasaan sedih memang tapi mungkin ini memang jalan-Nya kan? untuk pulang ke Magelang tidak harus ketika lebaran. Ketika sampai dirumah, saya langsung masuk kekamar dan beristirahat, lagi-lagi tidur.. hhahahaa..
Sehabis maghrib saya dan keluarga pergi ke Depok kerumah nenek dan berlebaran disana, setidaknya saya tidak merasakan pulang kampung tetapi saya bisa merasakan pulang kota kan?. Ramai juga malam takbiran disini, kembang api, petasan dan anak-anak kecil.

Jika diingat-ingat.. saya tersenyum dan berfikir "ada apa dengan Ramadhan tahun ini? semua berjalan sepertinya absurd dan tidak sesuai rencana tapi lucu juga" hhahaa.. benar-benar pengalaman yang unik dan semua terjadi dibulan Ramadhan. Ramadhan telah selesai, semoga tahun depan saya bisa merasakan Ramadhan yang penuh dengan kebahagiaan. Ups.. jangan lupa, ketika Ramadhan selesai, daftar sidang akan dimulai dua minggu setelah sidang.. *pingsan* Ternyata perjuangan saya belum berakhir..
Terima kasih Tuhan untuk semua yang Engkau berikan dibulan Ramadhan tahun ini, apapun itu...


Jumat, 10 Agustus 2012

Barangkali cinta

Diposting oleh Unknown di 22.44 0 komentar

Barangkali Cinta..
Jika darahku mendesirkan gelombang 
yang terungkap oleh darahmu
dan engkau beriak karenanya
Darahku dan darahmu
terkunci dalam nadi yang berbeda
Namun berpadu dalam badai yang sama

Barangkali cinta..
Jika nafasmu merambatkan api 
yang menjalar ke paru-paru ku
dan aku terbakar karenanya
Nafasmu dan nafasku bangkit 
dari rongga dada yang berbeda
Namun lebur dalam bara yang satu

Barangkali Cinta..

Kamis, 09 Agustus 2012

Trust and Loyalty

Diposting oleh Unknown di 21.43 0 komentar
To me it's all about trust and loyalty. I need someone i can trust to be my self with. Someone who won't spill my secrets to another person, even if it's someone who they trust and are close to. I need someone who is loyal. I've had too many people just leave from my life-walkout, just like that. Too many who have replaced me. I need someone who won't simply ditch me for someone else because they're funner, or more open , or belong to another crowd. I need someone I can count on. Because I'd be willing to do all of that for someone, and so much more

Rabu, 08 Agustus 2012

I'm so tired

Diposting oleh Unknown di 21.42 0 komentar
I'm trying to be a better person 
but each time i feel like it's working
something comes and ruin everything 
I'm not perfect and not even trying to hit that spot 
but I live in a place where everyone judge everyone
and it's very, very had to compete with all these
girls who seems to be everybody's dream girl.
they seem to have perfect body, perfect teeth
perfect outfits, perfect family, perfect boyfriend and so on..
Its hard. Really hard.

My Feeling For You

Diposting oleh Unknown di 21.30 0 komentar
yesterday : I loved you
today : I love you
tomorrow : I'll love you more than today
next monday : I'll stil love you
after a fight : I'm still gonna love you and care about you
next week : I'll love you
next month : I'll love you
at the end of this year : I'm gonna love you
next year : I'll love you more than ever
one day : I'm gonna marry you

My little story

Diposting oleh Unknown di 21.17 0 komentar
One day, i'm said "i'm fine" as i usually replay when people ask me how i am. I always replay this because i don't to bother people with my problems. However, one day it didn't work. Someone took my hand, looked at me in the eyes and said "no, you lying as usual. You're not okay and i can see it through your eyes. You're in pain and sometimes it's okay not to be okay. Everyone has her own  struggle and things get better in time, you should be alive to see that. don't give up, okay? It's too early for you to give up. You have so many things to see, so many beautiful landscapes to discover, so many goals to achieve and people like me care about you more than you can even imagine. So stay strong and brave, okay? life has its up and down and you can't be sad forever, that's not possible". Since that day, he really saved my life.. :)

Selasa, 07 Agustus 2012

May I Cry?

Diposting oleh Unknown di 18.55 0 komentar

when the heart is always thinking of him with others.
I do not know what to do, I just cried because he did not know what I feel, I love him,God..
God, I just stay quiet enough? I want to have it .. but I could not.
I could only see his shadow. when I could only silently, tears out all my emotions.
Could I fall in love, god?
or maybe I do love the wrong people?
I'll go, if not too sure, is there all this time I'm in love alone ..
I'm just tired of waiting.
if indeed he is not for me, I beg my heart strengthened.

 

Story From a Silly Life Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos