Senin, 02 Juni 2014

Our Engaged Day

Diposting oleh Unknown di 16.33 0 komentar
11 Mei 2014

Pagi hari ketika aku membuka mata rasanya rumah ku sudah sibuk dengan keluarga ku yang sedang mempersiapkan untuk hari ini. Hari lamaran ku. Siang hari nya dia dan keluarga nya datang ke rumah ku bermaksut menyampaikan niat baik untuk meminang ku. Aku yang sedari tadi hanya duduk di dalam kamar, mata ku menerawang isi kamar, dan tiba-tiba meneteskan air mata. Andai ada papah hari ini.. papah pasti ikut bahagia melihat ku.. bisik ku didalam hati. Air mata yang ku tahan akhirnya jatuh juga. Aku menangis rindu akan ayah ku. Ingin rasanya memeluk ayah ku di hari pertunangan ku. Yaa Allah.. titipkan rinduku untuk papah.. kuatkan aku. Bisik ku lirih sambil menghapus air mata.

Tidak lama kakak ku mengetuk pintu kamar ku untuk menjemputku agar segera keluar dari kamar karena acara akan segera di mulai. Akhirnya di mulai lah acara lamaran ku yang diawali perwakilan dari keluarga nya menyampaikan niat baik untuk meminang ku. Setelah beberapa menit berlangsung, aku hanya bisa tertunduk malu mengatakan “iya” untuk menandakan bahwa aku menerima lamarannya. Dan yaa… ibu nya menyematkan cincin di jari manis ku. Begitu juga sebaliknya, mama ku menyematkan cincin di jari manisnya.

Hari itu kebetulan mama ku memasak soto betawi makanan khas keluarga mama, hmmffhh… justru aku tidak nafsu untuk makan. Terlalu banyak yang dipikirkan untuk acara ini. Sampai akhirnya dia mengambil nasi dan lauk pauk lalu menyuruhku untuk makan berdua. Setelah ramah tamah, keluarga ku dan keluarga nya berdiskusi soal tanggal pernikahan kami.


Overall.. aku bahagia dengan hari ini. Semakin dekat rasanya aku akan menjadi isteri. Semoga selalu di permudah jalan kami.. amin.

 

Story From a Silly Life Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos