Kamis, 15 Maret 2012

Juno

Diposting oleh Unknown di 21.46
Jangan kalian pikir aku adalah gadis yang bisa hidup bahagia ditengah keluarga ku..
Namaku Juno. Umurku ketika kejadian itu sekitar 15 tahun, entahlah..aku sudah lupa sekarang umurku sudah berapa. aku terlahir dari keluarga yang menurutku berada, bahkan semua permintaan ku pasti akan dipenuhi oleh kedua orang tua ku, rupa ku pun tidak jelek, banyak teman lelaki ku menyukai wajahku karena keturunan eropa, mungkin ini darah keturunan dari ibuku,ibu ku memang orang eropa tapi ayahku orang pribumi asli. tubuhku tinggi dan aku berambut panjang berwarna coklat tua. tapi sayang nya aku tidak seperti teman-teman ku  yang lain, bisa melakukan apa saja yang mereka mau dan bisa kemana saja mereka pergi. aku tidak bisa melakukan itu semua,terutama ibuku, dia selalu khawatir akan kesehatan ku. padahal menurutku aku baik-baik saja, aku tidak sakit. mungkin karena aku anak satu-satunya dikeluarga ini.
Tapi sekarang, mungkin aku bisa merasakan kebebasan, tapi..kebebasan ku ini tetap saja terbelenggu oleh rasa penasaran. aku hanya melayang terbang bebas kemana pun aku mau. aku mencoba untuk melupakan semuanya, semua kejadian pada waktu itu. kejadian dimana aku harus melihat tubuh ku tergeletak tak bernyawa didalam mobil ku. malam itu, aku mendengar ibu dan ayah ku bertengkar hebat diruang tengah, aku tidak tahu apa yang mereka permasalahkan, ayahku memaki-maki ibu ku dengan kata-kata yang sangat kasar, sedangkan ibuku hanya menangis dan memohon ampun kepada ayahku. awalnya aku tidak menghiraukan pembicaraan mereka, sampai akhirnya ibu membuka pintu kamarku dan menyuruhku untuk ikut dia pergi. aku tidak tahu harus berbuat apa, yang ibu lakukan adalah merapihkan semua pakaian ku dan memasukkannya kedalam tas yang ukurannya besar. tangan ku ditarik oleh ibu menuju garasi mobil dan langsung duduk didalam mobil tepat disebelah ibu. aku masih diam, aku tidak mau ikut campur urusan kedua orang tuaku. ketika ayah ingin mengejar kami, ibu langsung menyalakan mobil dan mobil melaju sangat kencang. didalam mobil, aku hanya melihat ibu menangis, aku hanya bisa menenangkan ibu. 

Dalam perjalanan, aku tidak tahu ibu ingin membawaku kemana. aku hanya duduk diam dan melihat keadaan diluar jendela mobil. Aku melihat jam ternyata tepat pukul jam 11 malam. selama diperjalanan mobil melaju sangat kencang, ibu sudah tidak bisa dikendalikan lagi. aku takut, takut sesuatu yang buruk terjadi. dan.. mobil kami menabrak sebuah truk besar. seketika semua menjadi gelap.. 
Aku terbangun, terbangun dan.. kemana ibu?? kenapa semua orang justru memperhatikan tubuhku?? tubuhku?? lalu.. aku ini siapa?? Hantu?! owhh Tuhan..apa yang terjadi?? Aku masih tidak percaya kejadian ini. aku mencoba untuk mendekati mereka, aku mencoba mendengar apa yang mereka katakan. aku tersentak kaget ketika seorang laki-laki berbicara bahwa aku telah meninggal ditempat. yang aku pikirkan adalah ibu, kemana ibu? dimana ibu sekarang??. Aku mencoba untuk mengikuti mobil ambulance yang membawa tubuhku. ternyata benar dugaan ku, aku bertemu ibu. ibu mengalami luka-luka dan ibu masih hidup. tidak lama ayahku datang melihat kondisi ibu ku, dan saat itu pula  ayah menangis sangan kencang memangil-manggil namaku. Yaa..Tuhan.. apa benar aku telah mati? aku hanya bisa menangis dilorong rumah sakit tepat dimana aku berada sekarang. 

Sakit rasanya ketika aku harus melihat ibu dan ayahku menangis karena kepergian ku. semua barang-barang ku pun sudah tidak ada lagi dirumah itu. jadi aku lebih memilih pergi dari rumah dan melayang kemana pun aku mau. Aku tidak membenci kedua orang tuaku, aku bersyukur melihat mereka berdua tetep utuh, yaa..walaupun tanpa kehadiranku. Didunia ku yang sekarang, aku memang bisa bebas kemana pun yang aku mau. terkadang aku hanya duduk diatas pohon besar tempat favoritku, karena dari atas pohon yang besar aku bisa melihat siapapun. tapi tenang saja, aku bukan hantu jahil yang suka menakut-nakuti kalian. walaupun terkadang aku yaa..memang jahil hhiihiii... tapi tenang saja, itu hanya hiburan untukku, ketika melihat kalian lari melihat rupa ku yang putih pucat dan berceceran darah dibaju ku. 
Ahh..sudah berapa lama aku disini?entahlah..umurku sekarang saja aku tidak tahu, aku kesepian.. aku butuh ibu, aku butuh teman-teman ku yang dulu. tapi, aku melihat gadis kecil dari kejauhan, sepertinya dia bisa melihatku!. tidak lama gadis kecil itu menghampiriku di atas pohon. dia menyapaku.. "Hey..namamu siapa?" seorang manusia menyapaku?aku masih tidak percaya.. "eemmm..na..namaku Juno.kamu bisa melihatku?" tanyaku penasaran. "iyaa..kamu kenapa sedih?sini main bersamaku" ajak gadis kecil itu.. tidak lama setelah pertemuan itu kami sering bermain bersama, ketika aku merasa kesepian, aku selalu bermain bersama teman kecil itu. Terima kasih gadis kecil, kamu benar-benar bisa melupakan kesedihanku walaupun bayang-bayang keluarga ku masih ada. Aku merindukan mereka..

2 komentar:

Anonim mengatakan...

chi.. tulisan lo keren nih.. bsa ngalahin bukunya si risa 'Danur'..haha.. tp kasih paragrafnya lbh bnyak lg. klo gak enter 2 kli klo mau msuk ke paragraf lain. terlalu dempet nih. kasian yg baca.okok.. terus nulis

Unknown on 19 Juni 2012 pukul 19.59 mengatakan...

adittt..makasii masukan nya!!
smoga tulisan gw bs menghibur ;)

Posting Komentar

 

Story From a Silly Life Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos