Kadang ku mencoba kuat setegar batu karang
Namun perlahan batu karang itu rapuh
Oleh deburan dan teriakan ombak yang menghempas
Ternyata Aku tak setegar dahulu
Hati ini mulai berulah, Sakit..
Perih tak tampak Akan duka yang menyiksa jiwa ini
Namun semua tertahan tak dapat menyeruak
Tak ada yang tau, tak ada yang peduli
Tak ada yang mendengar jeritan hatiku ini
Aku terdiam membisu hanya dengan air mata
Kau tau apa..?? Akan duka yang menyiksa batinku
Sesak, Resah.. Lagi Perih..
Cukup sudah aku berbual pada dunia
Aku tak tahan dengan semua dusta ini
Dunia ini fana, Tuhan..
Rasanya aku ingin sekali berteriak
Namun Tuhan ada-ada saja
Untuk apa kita saling dipertemukan
Jika kau hanya membuatku menderita Akan bualan racunmu itu!!
Kau bilang aku sombong?? Tahu apa kau akan diriku..
Aku terlalu naif!! Kau pikir begitu??
Maaf Kau salah besar..
Aku terlihat sombong karena aku tak mau terlihat rapuh..
Terutama dihadapanmu, Tuhan..
Cukup sudah aku berdusta dengan semua ini
Aku terlalu banyak mengelak realita
Jika aku adalah debu..
Ku berharap angin akan menyapuku hingga terhapuskan..
0 komentar:
Posting Komentar