Kamu masih punya nyali untuk berkata ini-itu kepadaku? coba pikirkan lagi. Berapa dosa yang sudah kamu perbuat kepadaku?. Kamu pikir aku apa?. Sumpah serapah ku ucap untuk melihatmu menderita karena sikapmu. Tuhan sudah menyiapkan semuanya untukmu. Kali ini kamu bisa saja tertawa diatas tangisku, diatas sesaknya nafasku. Tapi jika waktu itu datang, aku hanya akan membalas dengan senyum yang paling manis diwajahku. Amarah ini menyeruak begitu saja setiap kali ku lihat tatapan mu yang penuh dengan bualan busuk. Dasar bajingan kerdil!!. Sayangnya aku bukan kamu, yang bisa mengemis kebahagiaan dengan yang lain. Pergilah.. menjauh dari hidupku. Aku lelah menjadi boneka kecilmu.
Selasa, 11 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar