Jumat, 03 Mei 2013

Selamat Ulang Tahun, Aku

Diposting oleh Unknown di 13.36

Aku terbangun dari mimpi yang panjang, kuhirup udara pagi di hari jumat. Aahh.. ini hari yang aku tunggu jika akhir pekan datang menghampiri. Ku kumpulkan semua nyawa ku sisa semalam, dan ku raih telepon genggam ku. Rupanya ada panggilan tidak terjawab semalam dari kamu. Bodohnya aku, harusnya ku angkat telepon mu agar aku bisa mendengarkan suaramu dan terlelap hingga bermimpi. Tapi sudahlah, sepertinya kamu mengetahui bahwa aku sudah terlelap pulas dan kamu pun mengirim pesan singkat mengucapkan selamat ulang tahun untuk ku. Aku terperanjat kaget, ini hari ulang tahun ku? Aku lupa. Terlalu sibuk dan diikat dengan setumpuk tugas dari tempat ku bekerja, aku lupa hari kelahiran ku. Pesan singkat dari mu sangat singkat dan penuh banyak arti, terutama janji untuk disampingku, selamanya. Aku membalas pesan singkatmu dengan mengatakan bahwa aku tidak ingin kamu pergi lagi untuk kesekian kalinya dari hidupku. Pagi hari pun kita sudah bersumpah dan matahari menjadi saksinya. Satu per satu pesan singkat atau pemberitahuan dari media social pun datang menghampiri. Semua sahabat-sahabat ku mengucapkan selamat ulang tahun. Sampai akhirnya kedua orang tua ku mengucapkan melalui pesan singkat, tanpa sadar air mata keluar begitu saja, jatuh. Aku menangis bahagia.

Sepertinya hari ini memang keberuntunganku, bagaimana tidak,biasanya aku terjebak kemacetan lalu lintas ibu kota tapi hari ini tidak. Aku bahagia dengan hari ini, bahagia dengan orang-orang disekelilingku, bahagia akhirnya aku dan kamu bersama kembali. Tepat seminggu setelah kamu berulang tahun, sekarang giliran ku bertambah umur. Semesta itu rumit tapi menurut ku indah.Tidak perlu kita terlalu dalam memahami, cukup diam dan lihat apa yang akan terjadi. Dua hari sebelum hari ulang tahun ku, kita habiskan bersama. Dan malam itu aku benar-benar bahagia.

Umur kita akan terus bertambah, kehidupan kita lambat laun akan berubah. Tidak ada salahnya kita merecanakan untuk segera bersama, selamanya. Tepat dihari kelahiranku, aku merasa bahwa aku sedang bermetamorfosa menjadi diriku yang sebenarnya. Seperti layaknya kupu-kupu yang secara perlahan keluar dari kepompong dan siap untuk terbang mengudara dan menemui kehidupan yang baru. Semua terjadi begitu saja, tanpa aku rencanakan, tapi inilah rencana Tuhan. Mungkin hari ulang tahunku tahun ini ketika aku membuka mata dipagi hari hanya tulisan pesan singkatmu yang aku baca, semoga saja hari ulang tahunku tahun depan ketika aku membuka mata dipagi hari ada kamu tepat didepan wajahku. Kedua orang tua ku, keluarga ku, sahabat-sahabatku, dan kamu menjadi hadiah yang sempurna diumur ku yang sekarang. Tanpa kalian aku tidak akan pernah bisa perlahan keluar dari kepompongku sendiri dan siap berpijak didunia ku yang sesungguhnya, tanpa masa lalu.

Terima kasih luka, kalian mengajariku bagaimana aku tetap tegak berdiri..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Story From a Silly Life Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos