Aku terbangun dari mimpi yang
panjang, kuhirup udara pagi di hari jumat. Aahh.. ini hari yang aku tunggu jika
akhir pekan datang menghampiri. Ku kumpulkan semua nyawa ku sisa semalam, dan
ku raih telepon genggam ku. Rupanya ada panggilan tidak terjawab semalam dari
kamu. Bodohnya aku, harusnya ku angkat telepon mu agar aku bisa mendengarkan
suaramu dan terlelap hingga bermimpi. Tapi sudahlah, sepertinya kamu mengetahui
bahwa aku sudah terlelap pulas dan kamu pun mengirim pesan singkat mengucapkan
selamat ulang tahun untuk ku. Aku terperanjat kaget, ini hari ulang tahun ku? Aku
lupa. Terlalu sibuk dan diikat dengan setumpuk tugas dari tempat ku bekerja,
aku lupa hari kelahiran ku. Pesan singkat dari mu sangat singkat dan penuh
banyak arti, terutama janji untuk disampingku, selamanya. Aku membalas pesan
singkatmu dengan mengatakan bahwa aku tidak ingin kamu pergi lagi untuk
kesekian kalinya dari hidupku. Pagi hari pun kita sudah bersumpah dan matahari
menjadi saksinya. Satu per satu pesan singkat atau pemberitahuan dari media social
pun datang menghampiri. Semua sahabat-sahabat ku mengucapkan selamat ulang
tahun. Sampai akhirnya kedua orang tua ku mengucapkan melalui pesan singkat,
tanpa sadar air mata keluar begitu saja, jatuh. Aku menangis bahagia.
Sepertinya hari ini memang
keberuntunganku, bagaimana tidak,biasanya aku terjebak kemacetan lalu lintas
ibu kota tapi hari ini tidak. Aku bahagia dengan hari ini, bahagia dengan
orang-orang disekelilingku, bahagia akhirnya aku dan kamu bersama kembali. Tepat
seminggu setelah kamu berulang tahun, sekarang giliran ku bertambah umur. Semesta
itu rumit tapi menurut ku indah.Tidak perlu kita terlalu dalam memahami, cukup
diam dan lihat apa yang akan terjadi. Dua hari sebelum hari ulang tahun ku,
kita habiskan bersama. Dan malam itu aku benar-benar bahagia.
Umur kita akan terus
bertambah, kehidupan kita lambat laun akan berubah. Tidak ada salahnya kita
merecanakan untuk segera bersama, selamanya. Tepat dihari kelahiranku, aku
merasa bahwa aku sedang bermetamorfosa menjadi diriku yang sebenarnya. Seperti layaknya
kupu-kupu yang secara perlahan keluar dari kepompong dan siap untuk terbang
mengudara dan menemui kehidupan yang baru. Semua terjadi begitu saja, tanpa aku
rencanakan, tapi inilah rencana Tuhan. Mungkin hari ulang tahunku tahun ini
ketika aku membuka mata dipagi hari hanya tulisan pesan singkatmu yang aku
baca, semoga saja hari ulang tahunku tahun depan ketika aku membuka mata dipagi
hari ada kamu tepat didepan wajahku. Kedua orang tua ku, keluarga ku,
sahabat-sahabatku, dan kamu menjadi hadiah yang sempurna diumur ku yang
sekarang. Tanpa kalian aku tidak akan pernah bisa perlahan keluar dari
kepompongku sendiri dan siap berpijak didunia ku yang sesungguhnya, tanpa masa
lalu.
Terima kasih luka, kalian
mengajariku bagaimana aku tetap tegak berdiri..
0 komentar:
Posting Komentar